Buku “Pseudografi Tafsir al-Jîlânî” menyajikan kajian kritis terhadap klaim atribusi kitab Tafsîr al-Jîlânî. Melalui pendekatan filologis dan historis yang ketat, buku ini membuktikan secara ilmiah bahwa mahakarya tersebut sesungguhnya adalah karya Ni'matullâh an-Nakhjuwânî yang hidup berabad-abad kemudian.
Kami menyajikan data mutlak untuk membantah klaim pro-atribusi demi menjaga kemurnian warisan intelektual Islam.
Ditemukan kutipan langsung dari ulama yang hidup jauh setelah al-Jîlânî wafat, seperti Ibnu 'Arabî dan syair Abdurrahman al-Jami.
Analisis komparatif menunjukkan corak tasawuf dan metodologi penafsiran yang berbeda fundamental dengan karya asli al-Jîlânî.
Kesamaan redaksi nyaris sempurna dengan Fawâtih al-Ilâhiyah serta muatan ilmu saintifik yang mustahil ada pada masa kehidupan al-Jîlânî.
Pseudografi Tafsir al-Jîlânî
Miliki referensi akademik ini sekarang.